Dampak-Dampak Negatif Dari Gerakan Zaman Baru[1] (seri 17)

 

Randall Baer, seorang yang pernah malang-melintang didalam organisasi Zaman Baru, memberikan gambaran yang sangat jelas didalam buku kesaksiannya Inside The New Age Nightmare,mengenai berbagai dampak negatif yang akan menggerogoti spiritualitas orang-orang yang mencoba-coba terjun ke dalam praktke-praktek Gerakan Zaman Baru ini.

Mungkin dari luar tampak bahwa berbagai aktivitas GZB ini terlihat begitu indah, memikat, memberikan kedamaian, menawarkan alternatif penyembuhan diri dan lain sebagainya – namun pada faktanya dibalik semua gambaran manis itu terdapat pintu-pintu setan yang mengerikan. Orang-orang mungkin menikmati sejumlah ‘kesenangan’ – seperti pengalaman keluarnya roh dari jasad yang terasa mengesankan, terkadang beroleh kemampuan membaca pikiran secara akurat, beroleh penyembuhan yang tampak efektif, dan beroleh pembebasan sementara dari beberapa persoalan, dan lain sebagainya, tetapi pada akhirnya kerusakan jiwa semakin menyerang kehidupan seseorang. Pada saat inilah setan terlaknat akan mencengkramkan kuku-kukunya, kondisi ini dapat terlihat pada semakin menguatnya kecanduan para penganut Gerakan Zaman Baru akan bermacam-macam kegiatan mistik, dan akhirnya, buah kelam dari berbagai aktivitas ini mulai merusak kehidupan seseorang dari dalam.

Berbagai hal ini terjadi secara bertahap tidak terjadi langsung dalam semalam, walaupun cengkraman setan yang cepat mungkin saja terjadi dalam hal-hal berbau mistis atau menyimpang.

Beberapa bahaya GZB diantaranya:

  • Serbuan tenaga dalam jangka pendek ke dalam kehidupan seseorang akan diikuti oleh kejatuhan dalam kegelisahan, kehilangan tujuan, depresi hebat dan dorongan kuat untuk mencoba pengalaman menyimpang lainnya guna menawar atau mengurangi kehampaan didalam diri.
  • Kemunduran drastis dalam prestasi kerja, hubungan silaturahim keluarga, dan tanggung jawab lainnya seiring dengan semakin tenggelamnya seseorang didalam praktek mistis tersebut, serta para pecandu hal-hal mistis ini akan semakin menderita ketidakstabilan suasana hati.
  • perubahan kepribadian yang ditandai dengan kebahagiaan yang berlebihan, mata yang berbinar-binar, dan sikap antusias berlebihan. Keterhanyutan dalam mentalitas ala Zaman Baru ini membuat diri si pecandu seakan terbang ke langit ke tujuh dan hal ini terkadang bisa bertahan selama berbulan-bulan, tetapi biasanya segala pengalaman atau perasaan ini akan berakhir dengan kekecewaan, frustasi, dan kesedihan, atau yang bukannya menyurutkan keterlibatannya namun malah semakin mendorongnya untuk mengejar alternatif kegiatan Zaman Baru lainnya.
  • kecanduan yang liar untuk mendapatkan informasi ramalan dari peramal ataupun ‘perantara’ masalah gaib guna memuaskan ego, guna menggapai ketenangan atau mengejar jaminan akan masa depan, mencari jawaban bagi persoalan, ditambah pula dengan semakin meningkatnya pemujaan terhadap diri sendiri. Kebiasaan ini bisa jadi sama efek candunya sebagaimana obat-obatan, tetapi tentu dengan harga yang lebih mahal yakni keimanan seseorang.
  • kegandrungan akan petualangan-petualangan yang diangan-angankan seakan memiliki misi agung – seperti mempersiapkan diri untuk kedatangan UFO atau mencari peninggalan artefak kuno yang bernilai penting di candi-candi atau tempat-tempat peninggalan kuno atau event-event lainnya yang dipandang spektakuler dan tentunya beraroma mistis. Semua hal ini terjadi hingga pada taraf pengabaian terhadap aspek-aspek lain dari kehidupan pribadi (pekerjaan, keluarga, dan lain sebagainya.)
  • bangkitnya kundalini (“kekuatan setan” yang menurut praktek mistis tersembunyi pada bagian bawah tulang belakang) melalui praktek-praktek mistis/ menyimpang yang dapat membawa pada banyak persoalan seperti: lonjakan dan kejatuhan mental/emosi, kontraksi otot tubuh secara kuat yang terjadi dengan sendirinya, gangguan otak dan persepsi yang parah, dan bahkan terkadang hingga mencapai titik gangguan mental (psychosis) dan kegilaan.
  • merasuknya roh setan kedalam kehidupan seseorang yang menyebabkan penguasaan atas dirinya.
  • tergerusnya moral ke arah pandangan hidup yang lebih liberal atau bebas yang membuka jalan untuk melakukan tindakan-tindakan tercela seperti perzinahan, pergundikan dan praktek satanis atau mistis.
  • Luapan tenaga mistis ke dalam diri seseorang, yang menimbulkan luapan emosi – ketegangan dan kegelisahan berlebihan, gangguan mental dan emosional, depresi mendalam, kemunduran kesehatan fisik dalam waktu cepat, dan lain sebagainya.
  • Mengerasnya hati dan tulinya telinga tidak mampu mendengar anjuran dan saran yang positif.

Terdapat lebih banyak lagi gangguan kerapuhan kepribadian dan berbagai jenis dampak negatif bagi penganut GZB, tetapi apa yang dijabarkan diatas sudah cukup untuk menunjukkan bahaya nyata yang dapat dialami oleh mereka yang terlibat dalam praktek-praktek GZB yang mistis dan menyimpang.

Keterlibatan seseorang dalam perangkap magis model GZB tidaklah serta merta dirasakan dampak negatifnya. Mereka yang tertipu tidak menyadari bahwa mereka sesungguhnya sedang tertipu. Sebaliknya segala kebaikan yang bertentangan dengan pandangan GZB dipandang oleh penganut GZB sebagai sebuah keburukan.

Cara-cara mencari ketenangan yang tidak didasarkan pada tuntunan yang benar menurut agama yang benar hanyalah akan membawa pada kebobrokan dan kerusakan jiwa dan spiritualitas yang jauh lebih besar. Sedangkan kaum muslimin diajarkan bahwa ketenangan itu hanya bisa diperoleh melalui hati yang khusyu dan selalu mengingat Sang Pencipta.

Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

(Q.S. Al Ra’d: 28)


[1]  Inside the New Age Nightmare, hal. 98.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *