Kisah Nyata Mantan Petinggi Gerakan Zaman Baru – (seri 04)

Namun sensasi ‘ketuhanan’ yang dirasakan ini tiba-tiba sirna setelah pengaruh marijuana tersebut menghilang dari pikiran dan jasadnya.

Jalannya bergabung dengan Gerakan Zaman Baru ini semakin membentang lagi ketika ia bertemu dengan guru bahasa Perancis di sekolahnya yang membentuk sebuah kelompok kecil yang berkumpul sebelum waktu sekolah guna mempelajari karya-karya Napoleon Hill, penulis buku best-seller, Think and Grow Rich, dan Grow Rich! With Peace of Mind. Ia mulai mempraktekkan “Sikap Mental Positif” tanpa tahu menahu bahwa filsafat Hill tersebut diturunkan kepadanya oleh “Majelis 33 Guru Spiritual” yang berbicara dengannya melalui telepati kejiwaan guna memberitahu tentang rahasia kesuksesan semesta.

Selepas sekolah menegah atas, Randall masuk ke kampus liberal arts di Minneapolis, Minnesota. Disini minatnya akan hal-hal yang berbau falsafah kehidupan semakin terpuaskan, dimana ia mempelajari antropologi, sosiologi, agama, seni dan biologi selain turut pula mempelajari budaya-budaya primitif seperti budaya Indian Amerika, budaya mistik Timur, konsep keyakinan wahdatul wujud (panteisme)[1], dan konsep kembali ke alam. Selama masa-masa studinya di perguruan tinggi ini pula, Randall mengikuti klub ekstrakulikuler bernama ‘klub minat studi Asia’ dimana para anggotanya bereksperimen menjalani bermacam jenis jalur spiritual yang ada di dunia.

Setelah mendapatkan gelar sarjana dalam studi keagamaan, Randall berencana mempelajari pengobatan holistik atau dikenal juga kesehatan holistik, cabang utama dari GZB yang sudah demikian popular di Amerika maupun seluruh penjuru dunia. Namun rencana tersebut ditunda karena ia memperoleh surat undangan dari Pusat Yoga yang diikutinya sebelumnya guna mengikuti sesi pelatihan bagi para guru yoga selama tiga bulan. Setelah usainya program ini, Randall segera mendaftar program pelatihan kesehatan holistik di Pulau Orca di lepas pantai Washington, dimana ia menjalani ‘perawatan-menyeluruh’ selama tujuh minggu. Disini ia diharuskan mengkonsumsi kecambah, ataupun bawang putih dalam jumlah cukup banyak serta meminum satu gallon penuh air garam guna membersihkan tubuhnya serta mengalami ‘penekanan’ di sekujur otot-otot tubuhnya, suatu perawatan yang dimaksudkan guna melepaskan trauma dan mengembalikan harmoni tubuh.

Setelah ini, Randall pun turut mengikuti program latihan menyerupai ritual suku Indian Amerika bagi pemuda Indian yang hendak beranjak dewasa, yang dinamakan ‘perjalanan misi’, dimana ia diharuskan bertahan hidup selama tiga hari dengan perlengkapan seadanya seperti pisau, garpu, cangkir, tas sampah, dan sweater dengan menempuh kawasan perbukitan Amerika yang kering kerontang. Perjalanan ini diselesaikan dengan susah payahnya guna mendapatkan kemampuan memanggil roh-roh panteisme ala suku Indian Amerika.

Pendidikan terakhir yang diikuti Randall adalah pendidikan formal dalam kesehatan holistik yang memang direncanakan olehnya semenjak awal agar dapat membangun karirnya didalam keyakinan GZB. Ia akhirnya memperoleh gelar Doktor Naturopathy setelah menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun. Menurut Randall memang sulit memastikan seseorang adalah pengikut GZB atau tidak hanya dengan melihat aktivitasnya sebagai professional didalam ilmu kesehatan holistik ini, namun disisi lain diakui pula olehnya bahwa semua orang yang terlibat didalam program naturopathy yang diikutinya tersebut telah memiliki fondasi atau dasar-dasar falsafah GZB, meskipun istilah GZB sendiri tidak pernah dipergunakan. Randall mengakui pula bahwa kesehatan holistik ini memang memiliki pola-pola pelatihan, penataan nutrisi, terapi jasmani, pengelolaan stress dan kesehatan emosi yang terhitung praktis, cukup membumi dan memiliki efek positif, namun dia menyatakan bahwa terdapat banyak bahaya yang tersembunyi dalam praktek-praktek kesehatan holistik tertentu. Bidang kesehatan holistik sangatlah halus dimana bidang ini menggabungkan antara hal rohaniah (esoteris) dan keduniawian, metafisika dengan fisik, sains palsu dengan sains, non-New Age dengan New Age.


[1]  Keyakinan bahwa segala sesuatu adalah tuhan. Golongan pantheist percaya bahwa alam semesta adalah tuhan, sehingga mereka tidak percaya pada tuhan yang bersifat pencipta dan bersifat pribadi. Maha Suci Allah dari angan-angan kosong seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *