Persentuhan Dengan Produk-Produk Gerakan Zaman Baru – (seri 02)

Sebagaimana layaknya pemuda dewasa lainnya, tampaknya tidak ada yang berbeda dengan Andrian, 25, ia tampak energik dan penuh semangat, dengan karir yang cukup cemerlang sebagai lulusan teknik informatika dari salah satu perguruan tinggi ternama. Rutinitas pekerjaan dijalaninya dengan semangat karena memang adalah cita-citanya untuk menjadi seorang programmer software professional. Hari-hari berjalan seperti biasanya dan tidak banyak yang berubah, hingga di suatu hari, Andrian, yang berasal dari kota Sumatera Selatan memperoleh kabar dari kampung halamannya bahwa ibunya tercinta telah meninggal dunia dan ia diminta segera pulang menghadiri pemakaman sang ibu tercinta. Sepulang dari pemakaman tersebut, Andrian mulai mengalami perubahan emosi dan stress yang cukup besar, ia merasa kehilangan makna dalam hidup ini. Ia mulai beralih ke minuman keras dan kehidupan malam. Sahabatnya yang memperhatikannya merasa khawatir dengan dirinya dan berusaha memberi motivasi bagi dirinya serta memperkenalkannya dengan seorang guru spiritual keturunan India yang diyakini dapat menyelamatkannya. Andrian pada mulanya enggan dan menolak, namun dengan desakan keras dari sahabatnya tersebut ia akhirnya luluh juga dan bersedia mengikuti sesi latihan meditasi yang diadakan. Inilah awal mula persinggungan Andrian dengan dunia baru yang terasa lebih mistis dan ‘bermakna’ bagi dirinya.

Sulastri, 35, adalah seorang tenaga pemasaran di perusahaan asuransi yang telah menjalani pekerjaannya selama 7 tahun. Meskipun merasa telah menjalani kehidupan pekerjaannya secara maksimal, ia masih merasa kecewa dengan apa yang telah diraihnya, ia menginginkan kesuksesan lebih sebagai seorang marketer dan sebagai seorang ibu dua anak. Banyak upaya dilakukan olehnya guna meraih kesuksesan lebih yang diimpi-impikannya, namun tampaknya keberuntungan belum berpihak pada dirinya, ia masih ‘biasa-biasa’ saja dibandingkan sahabat-sahabatnya yang telah lebih dulu menggapai kesuksesan. Hingga suatu hari, seorang teman lamanya yang bekerja sebagai manajer di perusahaan kontraktor mengajaknya untuk menghadiri training Neurolinguistic Programming (NLP) yang diberikan oleh seorang trainer yang sedang naik daun. Akhirnya, dengan semangat membara ia mengikuti training tersebut. Hasilnya ia menjadi lebih bersemangat dari sebelumnya dalam pekerjaan yang ia laknoni sehari-hari, meskipun tentunya tidak ada jaminan akan kesuksesan instan, namun ia tampak sangat termotivasi. Inilah awal persinggungan Sulastri dengan dunia yang ‘baru’, yang penuh warna dan memberi motivasi ‘meledak-ledak’ bagi kehidupan kesehariannya.

Kisah Andrian ataupun Sulastri diatas merupakan salah satu diantara banyak pintu masuk bagi orang-orang awam untuk menjadi para penggemar ataupun pemakai dari ‘produk-produk’ yang dijual para pengusung Gerakan Zaman Baru (GZB) yang seringkali tanpa mereka sadari. Titik entry ini setidaknya merupakan ‘tahapan seleksi pertama’ bagi orang-orang awam, lagi-lagi tanpa disadari mereka, sebelum dapat masuk ke dalam tahapan-tahapan selanjutnya untuk menjadi pengikut ataupun penyebar Gerakan Zaman Baru ini.
(selanjutnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *